


Desa Sawangan kembali melaksanakan tradisi tahunan Sadranan pada Kamis Kliwon, 12 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum sakral bagi masyarakat untuk bersama-sama mengirim doa kepada para leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan kerja bakti membersihkan area makam desa. Suasana kebersamaan begitu terasa saat masyarakat bergotong royong, membawa perlengkapan dan ubarampe sebagai bagian dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama dan tahlil yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Dalam suasana khidmat, lantunan doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu Desa Sawangan yang telah berjasa membangun dan menjaga desa hingga saat ini.
Sadranan bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, serta pengingat bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari jasa para leluhur. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Desa Sawangan dapat terus melestarikan budaya sekaligus menanamkan nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Sadranan Kamis Kliwon 12 Februari 2026 menjadi bukti bahwa Desa Sawangan tetap teguh menjaga warisan budaya sekaligus memperkokoh persaudaraan.
